Makanan Diabet Terbaik Dan Teburuk Sekarang Yang Wajib Diketahui Penderita Diabetes

Makanan Diabet Ialah Menu Makanan Yang Diperuntukkan Bagi Para Penderita Diabet Sehingga Diabet Bisa Di Kendalikan Dan Diatasi Sehigga Tidak Semakin Parah Dan Membahayakan Nyawa Penderitanya

Diabet merupakan salah satu jenis penyakit yang mewajibkan penderitanya untuk mengonsumsi obat-obatan secara kontinyu. Selain iut, para penderita diabet juga tidak bisa sembarangan dalam mengonsumsi makanan, pasalnya apabila terjadi kesalahan dalam mengonsumsi jenis makanan tertentu, maka bisa memicu terjadinya peningkatan kadar gula. Terjadinya peningkatan kadar gula dalam tubuh pada penderita diabetes akan sangat berisiko terhadap kesehatan, di mana penderit diabet akan mengalami pusing, kelelahan, penyakit jantung, kerusakan saraf, kebutaan, bahkan kesadaran yang menurun.

Penyakit diabet juga sering disebut sebagai penyakit kencing manis yang disebabkan kerana banyaknya kandungan gula dalam darah. Diabet juga menjadi penyakit berbahaya yang sering memicu timbulnya komplikasi penyait mematikan lainnya. Tak berfungsinya organ pankreas untuk memproduksi insulin merupakan penyebab utama meningkatnya kadar gula darah dalam tubuh manusia. Pada dasarnya ada 2 jenis penyakit diabet, yaitu diabet tipe pertama yang telah didiagnosa sejak lahir dan kedua ialah diabetes tipe kedua yan menyerang hampir semua orang yang sudah lanjut usia. Kedua tipe diabet tersebut harus di atasi sedini mungkin agar tidak menimbulkan penyakit membahayakan lainnya.

Diabet ialah jenis penyakit yang akan membatasi asupan makanan tertentu untuk para penderitanya, hal ini akan menyebabkan penderita diabet membutuhkan diet seimbang untuk mengontrol jenis makanan baik dan buruk untuk pengidap diabet. Pada dasarnya penderita diabet yang memiliki kadar gula yang belum terlalu tinggi dalam tubuhnya akan diperbolehkan mengonsumsi hampir seluruh makanan. Sebaliknya, bagi pengidap diabet dengan kadar gula darah yang sudah tidak bisa dikendalikan, maka diet nutrisi seimbang akan sangat dianjurkan untuk membantu mengurangi jenis makanan tertentu yang bisa memicu terjadinya peningkatan kadar gula dalam darah.

Makanan diabet merupakan suatu hal yang harus diperhatikan dan dikontrol oleh para pengidap penyakit diabet. Bahkan biasanya para penderita diabet akan diberikan terapi khusus melalui pola makan teratur atau biasa dikenal dengan istilah terapi nutrisi medis. Terapi nutrisi medis pada dasarnya bertujuan untuk mengontrol gula darah dalam tubuh dengan cara mengatur pola makan yang bergizi dan rendah lemak serta kalori. Bagi anda yang memiliki masalah kadar gula darah, maka simak ulasan mengenai makanan diabet yang baik dan buruk sebagai berikut.

Makanan Diabet Sehat Rekomendasi Untuk Penderita Diabet

Beberapa makanan diabet sehat yang sangat direkomendasikan bagi para penderita diabet ialah seperti berikut ini:

  • Makanan yang sangat cocok untuk dikonsumsi oleh penderita diabet ialah jenis makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh dan yang mengandung karbohidrat komplek. Misalnya seperti nasi merah, oatmeal, sereal dari biji-bijian utuh, roti, dan kentang panggang.
  • Daging yang bebas lemak yang pengolahannya bisa dengan direbus, dikukus, dibakar, dan  dipanggang. Tidak dengan penggorengan.
  • Sayur-sayuran segar yang diproses atau diolah dengan cara direbus, dipanggag, dikukus, atau bahkan langsung dikonsumsi dalam keadaan mentah. Beberapa sayuran sehat yang dirokemendasikan untuk para pengidap diabet ialah seperti sayuran bayam dan brokoli.
  • Buah-buahan segar dan tidak melewati proses penyimpanan yang lama, bisa dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi jus buah, baiknya hindari penambahan gula untuk pemanisnya.
  • Kacang-kacangan (termasuk kacang kedelai yang telah diroses hingga menjadi tahu).
  • Ikan segar, seperti tuna, sarden, salmon, dan makarel. Akan tetapi, ikan dengan kadar merkuri tinggi harus dihindari oleh penderita diabet.

Makanan Diabet Yang Wajib Dihindari

  • Nasi putih
  • Roti tawar putih
  • Berbagai jenis menu makanan yang dibuat dari tepung terigu
  • Sayuran yang diolah dengan tambahan keju, mentega, saus, dan garam dalam jumlah yang berlebihan
  • Buah-buahan kalengan yang memilki kandungan gula tinggi
  • Sayuran kalengan yang kandungan garam tinggi
  • Daging yang berlemak
  • Produk susu dengan kandungan lemak yang tinggi
  • Organ dalam hewan, seperti hati, ampela, dan lainnya
  • Semua menu makanan yang melalui proses penggorengan, seperti ikan goreng, ayam goreng, pisang goreng, kentang goreng, dan lain-lain.
  • Kulit ayam
  • Menghindari makanan yang mengandung gula, seperti gula putih, merah, jeli, madu, es krim, selai, jus kalengan, kue, cokelat, sirup, pia, donat, krim, pemanis buatan, dan lainnya
  • Menghindari dressing salad seperti mayones, mustard, dan saus alpukat karena mengandung sodium tinggi dan tidak baik untuk pengidap diabet
  • Semua jenis makanan olahan yang mengandunng pati dan tepung
  • Makanan yang mengandung lemak jenuh
  • Sayuran yang mengandung pati
  • Minuman beralkohol, bersoda, kopi, dan teh

Bagi para penderita diabet, mengonsumsi makanan olahan sendir ialah sesuatu yang sangat dianjurkan. Dengan begini, anda bisa lebih leluasa dalam memantau semua bahan baku dan bahan tambahan lainnya yang digunakan untuk membuat sebuah menu masakan. Selain itu, penderita diabet memiliki beberapa peraturan dalam pengolahan menu makanan yang baik dan sehat serta membantu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh, yaitu dengan proses mengukus, menumis, merebus, membakar, serta dengan memanggang bahan masakan yang ingin disajikan. Bukan hanya itu saja, dalam proses menumin ada baiknya anda menggunakan olive oil. Penggunaan garam, kecap, micin, dan semua bahan yang mengandung sodium tinggi juga mharus dihindari dan dibatasi oleh para penderita diabet.

Selain mengatur pola makanan diabet sehat, anda juga sangat disarankan untuk selalu rutin mengecek kadar gula darah di dalam tubuh. Hingga saat ini, telah banyakjenis tes kadar gula darah, mulai dari tes  gula darah puasa, tes hemoglobin A1c, tes gula darah acak, hingga tes toleransi kadar gula darah oral. Konsultasi dengan para dokter jugga sangat dibutuhkan sehingga penanganan diabet bisa lebih tepat dan efektif.

Selain Makanan Diabet Yang Sehat, Atasilah Diabet Dengan TNO

TNO merupakan herbal alami yang berasal dari pulau Tahiti yang terbuat dari buah noni berkualitas yang telah memenuhi standar ketat higienis. Buah noni mengandung senyawa proxeronnine yang merupakan bahan baku pembuatan xeronine dalam tubuh, yang berfungsi untuk melebarkan atau membuka pori-pori sel sehingga semua nutrisi penting masuk ke dalam tubuh sekaligus mengeluarkan semua racun yang dihasilkan dari rusaknya sistem metaboisme tubuh. Herbal TNO mampu memperbaiki sumber penghasilan insulin sehingga mampu mengatasi semua masalah gula darah. Selain itu, herbal TNO juga terbukti mengandung banyak zat antioksidan yang baik unntuk menghindari penderiadiabet dari kompliikasi penyakit berat lainnya.

Mengenai lisensi keamanan dan kehalalan produksi serta konsumsi, herbal TNO telah memiliki sertifikat BPOM Indonesia sehingga aman untuk dikonsumsi oleh semua masyarakat Indonesia karena diakui memiliki khasiat yang sesuai dengan fakta. Selain itu, herbal TNO juga telah memiliki lisensi HALAL yang disetujui oleh Badan Administrasi Halal di Amerika dan MUI sehingga terjamin terbuat dari 100 % bahan alami yang terbebas dari semua unsur kimia. Maka dari itu, segera atasi penyakit diabet anda sengan TNO. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan langsung, silahkan kunjungi website http://diabetes-melitus.net/daniel/.

Makanan Diabet Yang Banyak Dicari Dan Menyehatkan Untuk Penderita Diabetes

Makanan Diabet dan Jumlah yang dibutuhkan Pada Penderita Diabetes

Makanan diabet akan menjadi informasi yang cukup menarik untuk dibahas kali ini. Diabetes atau lebih lengkapnya Diabetes Melitus adalah suatu penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein sebagai akibat gangguan produksi insulin atau kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin. Di Indonesia sendiri, penderita penyakit diabetes melitus cukup banyak. Diabetes melitus merupakan penyakit kronik yang tidak menyebabkan kematian secara langsung, namun bukan berarti anda bisa bersikap sepele dengan penyakit ini. penanganan diabetes harus dilakukan secara tepat karena jika tidak, dapat berakibat fatal.  Penanganan diabetes tidak cukup hanya menggunakan obat-obatan saja, penderita diabetes juga harus dapat mengatur pola hidupnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Pola hidup seperti  olah raga dan diet dapat membantu menyukseskan penanganan diabetes.

Olahraga Teratur

Melakukan olahraga dengan teratur dapat membantu menurunkan dan menjaga kadar gula darah tetap dalam keadaan normal. Kegiatan sehari-hari yang dapat dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh adalah berjalan, naik turun tangga, berkebun dan kegiatan lainnya harus tetap dilakukan. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini dapat membantu penurunan berat badan dan meningkatkan sensitivitas insulin. Olahraga yang dilakukan tentunya harus sesuai dengan porsinya penderita diabetes, anda tidak harus melakukan olahraga berat. Cukup dengan melakukan olahraga ringan dan dilakukan dengan secara teratur, akan memberikan efek pada kesehatan anda. Beberapa contoh olahraga yang dapat dilakukan seperti lari pagi, bersepeda, berenang, dan lain-lain. Olahraga ini dapat dilakukan selama 30-40 menit setiap harinya. Sebaiknya sebelum berolahraga anda terlebih dahulu melakukan pemanasan dan melakukan pendinginan setelah selesai berolahraga.  Berolahraga secara teratur akan memperbanyak jumlah dan meningkatkan aktivitas insulin dalam tubuh dan juga meningkatkan penggunaan glukosa sehingga kadar gula darah tetap terjaga.

Diet

Diet juga menjadi hal yang penting dilakukan untuk menyukseskan penanganan diabetes. Diet yang dilakukan pada penderita diabetes adalah diet dengan mengonsumsi makanan seperti karbohidrat, protein dan lemak dalam komposisi yang seimbang. Sesuai kecukupan gizi komposisi karbohidrat, lemak, dan protein yang dibutuhkan adalah karbohidrat 40-65%, lemak 20-25%, dan protein 10-25%.  Jumlah kalori pada penderita diabetes disesuaikan dengan pertumbuhan, status gizi, umur, dan kegiatan fisik dengan tujuan untuk mencapai berat badan ideal. Berdasarkan penelitian penurunan berat badan telah terbukti dapat mengurangi resistensi insulin dan dapat meningkatkan waktu harapan hidup. Selain jumlah kalori, penderita diabetes juga harus memperhatikan jenis bahan makanan yang dikonsumsinya. Penderita diabetes tetap membutuhkan asupan kolesterol namun tidak melebihi 300 mg per hari. Sebaiknya sumber lemak yang digunakan merupakan lemak yang berasal dari bahan-bahan nabati karena mengandung lebih banyak asam lemak tidak jenuh dibandingkan asam lemak jenuh. Sumber protein untuk penderita diabetes sebaiknya diperoleh dari ikan, ayam (terutama pada bagian dada), tahu, dan tempe karena protein ini hanya mengandung sedikit lemak. Serat juga sangat penting untuk pasien diabetes, sebaiknya penderita diabetes mengonsumsi serat sebanyak 25 g per hari. Serat dapat menghambat penyerapan lemak dan dapat membantu mengatasi rasa lapar yang sering terjadi pada pasien diabetes karena serat tidak dapat dicerna oleh tubuh. Selain itu mengonsumsi serat seperti sayuran dan buah-buahan akan meningkatkan asupan vitamin dan mineral dalam tubuh.

Untuk lebih rincinya berikut ini akan dijelaskan komposisi makanan yang dianjurkan untuk pasien diabetes

  • Karbohidrat

Jumlah karbohidrat yang dianjurkan adalah sebesar 45-65% dari jumlah total asupan energi yang dikonsumsi. Jumlah karbohidrat yang terlalu sedikit ( kurang dari 130 g per hari) juga tidak dianjurkan. Sebaiknya penderita diabetes mengonsumsi karbohidrat yang berserat tinggi. Penggunaan pemanis alternatif dapat digunakan sebagai pengganti gula dengan syarat jumlah yang dikonsumsi masih sesuai dengan batas aman konsumsi harian yang disarankan. Penderita diabetes tidak boleh melewatkan jam makan dan wajib makan tiga kali segari sehingga asupan karbohidrat dapat terdistribusi. Contoh sumber karbohidrat yang baik untuk penderita diabetes adalah beras merah, beras cokelat, dan oat karena mengandung karbohidrat kompleks. Antara jam makan, penderita diabetes dapat diberikan makanan selingan seperti buah ataupun makanan lainnya tetapi masih dalam jumlah yang ditetapkan.

  • Lemak

Lemak juga menjadi kebutuhan dan masih dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes. Namun, jumlah yang diperbolehkan untuk dikonsumsi adalah 20-25% dari total kebutuhan Lemak umumnya dibagi dua jenis yaitu lemak jenuh dan lemak yang tidak jenuh. Bagi penderita diabetes, sebaiknya menghindari konsumsi lemak jenuh seperti daging berlemak dalam jumlah banyak. Jumlah yang disarankan untuk konsumsi lemak jenuh sendiri adalah kurang dari 7% dari total asupan kalori total. Penderita diabetes juga masih diizinkan untuk mengonsumsi kolesterol, namun jumlah yang dikonsumsi harus kurang dari 200 mg per hari.

  • Protein

Protein penting untuk tubuh, sehingga penderita diabetes harus tetap mengonsumsi protein.  Sumber protein yang dikonsumsi sebaiknya protein yang tidak mengandung lemak terlalu banyak seperti ikan, tahu dan tempe. Untuk jumlah protein yang harus dicukupi penderita diabetes adalah 10-20%.

  • Natrium

Penderita diabetes masih dapat mengonsumsi natrium dengan jumlah yang tidak lebih dari 3000 mg per hari. Salah satu sumber natrium dapat diperoleh dari garam dapur.

  • Serat

Kebutuhan akan serat sangat penting bagi diabetes karena dapat menekan rasa lapar dan serat yang berasal dari buah dan sayur memiliki kandungan vitamin yang baik untuk penderita diabetes. Asupan serat kurang lebih 25 mg per hari sangat baik untuk pasien diabetes.

  • Pemanis alternatif

Pemanis masih aman digunakan pada penderita diabetes sepanjang jumlah yang dikonsumsi masih sesuai batas aman. Namun untuk penggunaan pemanis fruktosa tidak disarankan untuk penderita diabetes karena memiliki efek samping pada lemak darah.

Jumlah kebutuhan kalori penderita diabetes dihitung dengan besar 25-30 kalori/kg Berat Badan ideal. Makanan dari sejumlah kalori yang terhitung dibagi dalam 3 porsi besar yaitu untuk sarapan 20%, makan siang 30%, sore 25%, serta 2-3 porsi makanan ringan (10-15%). Keberhasilan penanganan diabetes tergantung dari penderita diabetes itu sendiri. Penderita diabetes harus rutin menggunakan obat secara benar sesuai aturan. Di samping penggunaan obat, pola hidup juga perlu diperhatikan. Penderita diabetes sebaiknya berolahraga dan melakukan diet agar gula darah dapat terjaga. Penderita diabetes juga harus rutin melakukan pemeriksaan gula darah sehingga kadar gula darahnya dapat terkontrol. Dukungan keluarga juga menjadi salah satu faktor penentu suksesnya penanganan diabetes. Keluarga penderita memiliki peranan penting terkait penanganan diabetes seperti mencegah terjadinya komplikasi yang disebabkan oleh diabetes dan membantu mengawasi penderita terkait kepatuhan mengonsumsi obat diabetes. Semoga informasi di atas dapat membantu pengetahuan anda tentang pola hidup yang baik untuk penderita diabetes baik olahraga maupun makanan diabet.